Info Berita Terkini

Produksi Batubara RI Capai 558 Juta Ton Pada 2020

produksi batubara RI meningkat

Mentri ESDM Arifin Tasrif mengatakan hingga akhir tahun 2020, produksi batubara RI mencapai 558 Juta ton, jumlah tersebut melampau target awal produksi yakni 550 juta ton.

Realisasi produksi batubara RI pada tahun 2020 memang melebihi target awal, walaupun diterpa berbagai tantangan. Kementerian ESDM mengkonfirmasi bahwa produksi batubara tahun lalu berhasil melampui target.

Kendati demikian, realisasi pemanfaatan batubara domestik atau DMO hanya mencapai 132 juta ton pada tahun lalu. Pada tahun 2021 ini, pemerintah menargetkan produksi batubara nasional sebanyak 550 juta ton.Adapun target pemanfaatan batubara domestik dipatok sebesar 137,5 juta ton.

Arifin turut mengomentari melesatnya harga batubara acuan (HBA) pada awal tahun 2020. Asal tahu saja, data kementerian ESDM menunjukkan jika HBA di bulan Januari dipatok sebesar US $ 75.84 per ton.

Angka tersebut melonjak sebesar 27,14% atau sekitar US$ 16.19 per ton dibandingkan HBA Desember 2020 yang sebesar US59.65 per ton.

Menurut Arifin, tren kenaikan HBA tidak llepas dari meningkatnya kebutuhan energi di sejumlah negara yang konsumen batubara menghadapi musim dingin. Selain itu, indikasi pulihnya ekonomi global di tengah pandemi Covid-19 juga ikut mempengaruhi positif bagi harga batubara.

Di tengah momentum kenaikan harga batubara, pemerintah selalu memprioritaskan terpenuhinya kebutuhan batubara di dalam negeri.  Terlepas dari itu, pemerintah juga masih tetap memantau kenaikan harga batubara terhadap kelangsungan produksi nasional.

“Kita prioritaskan kebutuhan dalam negeri dipenuhi, kemudian kami lihat. Kalau harga bagus, kami evaluasi produksi kembali,” lanjut Arifin.

Artikel tersebut sudah tayang di https://ilmutambang.com